Pandeglang (Ahad, 02/10/2016) Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Banten melakukan jaulah ke Dewan Pengurus Daerah PKS Pandeglang pada Minggu, 28 Oktober 2016, rombongan DPW PKS Banten tiba di Kantor DPD PKS Pandeglang pada pukul 14.00 WIB. Rombongan disambut hangat oleh Ketua DPD PKS Pandeglang beserta jajaran pengurus lainnya, jaulah ini dilakukan dalam rangka meningkatkan harmonisasi pengurus DPW dan DPD sekaligus pengawasan dan report kinerja Pengurus Daerah dalam masa 1 Tahun kepengurusan yang baru.


Hadir dalam jaulah ini Ketua dan Sekretaris DPW PKS Banten, Ketua DSW, Kepala Bidang Kaderisasi dan jajaran pengurus lainnya, menyambut kunjungan tersebut seluruh pengurus DPD PKS Pandeglang hadir dan mengikuti acara secara khidmat.
Kunjungan ini dikemas secara Formal namun penuh kehangatan, Hasan Afifi, S.Ag selaku sekretaris Umum DPD PKS Pandeglang memandu seremonial acara kunjungan tersebut, diawali dengan sambutan dari Ketua DPD PKS Pandeglang Asep Rafiudin Arief, S.Pd.I, dalam sambutannya Asep menuturkan bahwa kehadiran pengurus DPW PKS Banten di Kantor DPD PKS Pandeglang sangat dinantikan, karena kehadirannya dapat memacu semangat pengurus PKS Pandeglang termasuk dapat dialog secara langsung dan menyampaikan beberapa hal terkait program-program kedepan.
Ketua DPW PKS Banten Ir. Miptahudin dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, termasuk mengapresiasi kinerja Pengurus DPD PKS Pandeglang dalam proses kaderisasi dinilainya cukup baik, juga mengharap bahwa semangat kaderisasi DPD PKS Pandeglang perlu di tularkan ke pengurus DPD-DPD lainnya di Provinsi Banten, beliau juga menyinggung soal alasan dukungan PKS terhadap Wahidin Halim pada Pilkada Banten 2017 mendatang, karena sosok WH memiliki visi yang sejalan dengan PKS termasuk kepeduliaannya terhadap Masyarakat.
⁠⁠⁠⁠18.34⁠⁠⁠⁠⁠






Dalam pertemuan ini setiap bidang dimintai laporan perihal perkembangan program yang sudah dilakukan termasuk target-target hasil rekomendasi DPW paska mukerwil pada waktu lalu. Dalam proses meningkatkan kaderisasi pada periode ini DPD PKS Pandeglang mendapat jatah target rekruitmen kader terbina dalam jumlah angka yang sudah ditentukan, sejalan dengan target tersebut perwakilan bidang kaderisasi menyampaikan bahwa bidang kaderisasi bekerjasama dengan bidang-bidang terkait sudah melakukan berbagai kegiatan melalui program-program pendukung, termasuk pemetaan rekruitmen di setiap zona. (Humas)


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pandeglang menaruh perhatian yang besar terhadap peningkatan kesejahteraan petani di daerah Pandeglang. Bidang Pekerja Petani dan Nelayan (BPPN) DPD PKS Pandeglang dalam rangka berkhidmat untuk rakyat  menyelenggarakan Sekolah Petani PKS, yang diadakan hari ini kamis 15 September 2016, di wilayah Dapil 5 kecamatan Cikeusik yang dihadiri oleh 3 Dapil, ini pertama kali di Pandeglang dan dibuka langsung oleh Asep Rafiudin Arief Ketua DPD PKS Pandeglang.




Ketua DPD PKS Asep menegaskan bahwa Sekolah Petani PKS ini merupakan bagian dari program pks dalam berkhidmat untuk rakyat khususnya masyarakat pandeglang

Asep juga menambahkan bahwa tujuan kegiatan ini pertama untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani, kedua meningkatkan keterampilan petani dan ketiga menumbuhkan sikap positif kepada petani untuk saling bekerja sama

Kegiatan ini di motori oleh Ketua Bidang Pekerja Petani dan Nelayan DPD PKS Pandeglang. Agus Sofyan yang juga Anggota DPRD Kab. Pandeglang “Acara ini sebagai upaya PKS dalam meningkatkan pengetahuan Petani untuk lebih menguatkan lembaga kelompok tani juga sebagai penguatan ekonomi petani yang juga struktur DPRa PKS wilayah Pandeglang"

Kegiatan Sekolah Petani PKS ini dihadiri juga Oleh Bpk Yayan Mulyana DPRD Pandeglang yang kebetulan Membidangi Pertanian.

Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pertanian Pak Widiatmoko yg mewakili Dinas Pertanian Kab. Pandeglang.

(Humas)




Jakarta (17/9) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memandang penting bahwa keluarga itu adalah bagian dari membangun bangsa dan negara. Keluarga adalah sebuah entitas terkecil dalam tatanan politik. Dia adalah bagian penting struktur bangsa dan negara. Oleh sebab itu, perlu adanya konsultan untuk menangani hal tersebut agar tidak terjadi lost generation. Demikian dikatakan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih.
"Jika kita bicara tentang keluarga kita bicara tentang umur manusia itu sendiri. Sejak manusia diciptakan sejak saat itulah ada keluarga. Kalau keluarga berdaya, insya Allah seluruh keluarga akan bersatu padu, bergandengan tangan memberikan masukan kepada negara ini bahwa perhatikan keluarga karena menjadi faktor penting dalam negara ini. Jangan sampai terjadi lost generation, negara akan hancur karena tangan kita sendiri," kata Wirianingsih dalam agenda pelatihan konsultan keluarga bagi para pengurus BPKK dan pengurus DPP PKS di MD Building Jakarta Selatan, Sabtu (17/9).
Sebagai sebuah gerakan politik yang memberdayakan keluarga, kata Wirianingsih, PKS mengambil bagian penting dalam membangun bangsa dan negara bahkan harus mengkritisi pembangunan negara ini yang tidak peduli dengan keluarga.
"Kami sedang menawarkan dan memberikan sebuah masukan kepada negara ini agar negara memiliki wawasan pembangunan yang berbasis keluarga dalam segala sendi kehidupan. Jangan sampai keluarga ini rentan misalnya pembangunan industri, limbah yang terbuang jangan sampai menyebabkan keluarga kena dampak dari hasil limbah tersebut. Yang dirugikan tentu adalah anak-anak. Contoh lain penjagaan hutan kita, paling kena dampak adalah anak-anak kita. Indonesia harus menjadikan keluarga bagian penting dari proses pembangunan," ujarnya.
Wirianingsih menjelaskan bahwa keluarga sebagai institusi internal harus terus kokoh, harmoni dan berkualitas. Dengan begini akan menjadi kontributor terbesar dalam pembangunan negara ini. Secara eksternal keluarga juga hendaknya menjadi perhatian dalam pembangunan.
"Jangan sampai menjadi faktor terdepan yang kena dampak dari proses pembangunan itu sendiri. Jadi jika ada sebuah nilai dalam masyarakat kita sekarang yang ingin menegasikan nilai-nilai dalam keluarga, sesungguhnya dia sedang menafikkan keberadaannya sendiri bahwa dirinya lahir dari sebuah keluarga. Nah inilah yang ingin dikuatkan oleh PKS, insya Allah jika keluarga ini kokoh maka dengan sendirinya bangsa dan negara ini akan kokoh." ujar Wirianingsih. (msm)

Dengan tema Kokohkan cinta raih keluarga samara, hari ini Ahad 18 September 2016 DPD PKS Pandeglang Menggelar Seminar Harmonisasi keluarga.


Ketua BPKK Atik Afifah menjelaskan, “diadakannya kegiatan ini demi mengokohkan ikatan keluarga Kader PKS agar bisa saling menguatkan dalam Dakwah”

Acara yang diadakan di Gedung Koperasi Koguri ini di ikuti oleh sejumlah kader dan simpatisan PKS Pandeglang, peserta yang hadir kurang lebih 70 pasangan suami istri. Acara ini dibuka langsung oleh ketua DPD PKS Pandeglang Asep Rafiudin Arief, beliau menghimbau kepada seluruh keluarga kader agar senantiasa menjaga keharmonisan keluarga. “keluarga kita harus menjadi contoh bagi masyarakat sekitar”. Beliau juga mengungkapkan kepada para istri-istri kader agar bisa mendukung suami ketika sedang dalam tugas dakwah”

Kegiatan seminar kali ini di selenggarakan oleh BPKK  DPD PKS Pandeglang dengan menghadirkan pakar sikolog dan juga penulis yang sudah tidak asing lagi di ranah kader yaitu ibu Kingkin Anida. Di sela-sela seminar semua peserta di wajibkan oleh pembicara menuliskan surat Cinta nya untuk pasangan masing-masing. Kemeriahan acara ini selain di hibur oleh nasyid (SyaWi) juga menampilkan perwakilan pasangan suami istri membacakan surat cintanya untuk pasangannya.

(Syam Humas)



Pandeglang, 27/7/2016 - Bupati Pandeglang. Hj. Irna Narulita mengunjungi keluarga korban meninggal banjir bandang yang terjadi di Labuan dan Carita. Bupati datang ditemani relawan tanggap bencana dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pandeglang.

"Kita tadi di ajak ibu Bupati untuk mengunjungi keluarga korban meninggal sebagai bentuk rasa simpati kita kepada kepada keluarga yang ditinggalkan" Ungkap Asep Rafiudin ketua DPD PKS Pandeglang yang menjadi penanggung jawab relawan PKS di lapangan.

Bupati Pandeglang menyampaikan ucapan bela sungkawa langsung kepada keluarga korban dan berharap masyarakat Pandeglang bisa mengambil pelajaran berharga atas musibah banjir bandang yang terjadi pada Minggu malam kemarin.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Dan kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran atas musibah yang terjadi saat ini," Ungkap Irna.
Usai mengunjungi keluarga korban banjir bandang, Bupati dan relawan tanggap bencana PKS langsung berkeliling kembali meninjau lokasi banjir di wilayah lainnya.

Selain ketua DPD PKS Pandeglang, Bupati juga di temani oleh dua anggota DPRD Pandeglang Fraksi PKS, Yayan Mulyana dan Dede Sumantri meninjau titik-titik lokasi terjadinya benajir bandang. (Khalid)


Diberdayakan oleh Blogger.